Langsung ke konten utama

Tentang Saya

 


Profil Singkat

Saya memiliki nama lengkap Ainun Naim, akrab dipanggil Naim. Asli manusia kelahiran Demak, Jawa Tengah. Lahir dari keluarga yang sederhana di desa ujung kota tak membuat saya minder untuk mengekspresikan diri. Menurut saya, tolak ukur sukses atau tidaknya seseorang bukan dilihat dari orang itu dari desa atau kota melainkan sejauh mana ikhtiar yang dilakukan untuk menggapai cita-cita.

Oleh karena itu, saya memiliki tekad yang kuat dan semangat tanpa lelah dalam berjuang untuk menjadi pribadi yang dapat dibanggakan oleh keluarga, agama, dan bangsa.

Saya memiliki hobi membaca dan menulis; membaca apa saja (buku, alam, manusia, dan apa saja) karena bagi saya semua yang ada di semesta ini bisa dibaca dan dipelajari. Sedangkan untuk menulis, bisa dilihat sendiri melalui blog ini.


Riwayat Pendidikan

- MIN Brakas (Lulus tahun 2013)

- MTs Miftahul Huda Brakas (Lulus tahun 2016)

- MA Miftahul Huda Brakas (Lulus tahun 2019)

- UIN Walisongo Semarang (Lulus tahun 2023)


Ada sekelumit cerita dibalik proses saya masuk kuliah, sebentar saya ceritakan...


Dulu, waktu masih SMA saya tidak pernah terbesit sedikit pun untuk melanjutkan pendidikan yang lebih tinggi atau kuliah. Salah satu faktornya ya seperti yang saya sampaikan di awal bahwa saya lahir dari keluarga yang sederhana dan tinggal di desa.

Saya anak pertama dan memiliki dua orang adik yang masih bersekolah, daripada kuliah mending bekerja membantu meringankan beban orang tua, pikirku waktu itu. Ditambah, kultur yang ada di desaku dimana orang-orang yang bisa kuliah hanya anaknya orang kaya atau paling tidak ya anaknya perangkat desa.

Akan tetapi takdir berkata lain, dalam kebimbangan waktu itu. Saya memutuskan untuk mendaftar lewat jalur UMPTKIN dimana pendaftaran tes nya adalah Rp 200.000; dan saya mendaftarnya pun mepet deadline dimana pendaftaran ditutup jam 12 malam, saya baru mendaftar jam 6 sore.

Singkat cerita, saya mengikuti tes tersebut dan dinyatakan lolos. Andai saja tidak lolos pada waktu itu, mungkin saya tidak akan pernah kuliah karena memang tidak adanya niat yang serius dan keterbatasan informasi waktu itu, serta hanya jalur UMPTKIN yang saya tahu untuk bisa masuk kuliah.

Selain itu, ada beberapa cerita lainnya yang sedih juga kalau mengingatnya, tapi itu tidak akan saya ceritakan di sini, nanti saja kalau ada kesempatan bertemu secara langsung denganku ...

Yang terpenting yang harus kamu tahu, aku sudah lulus S1 tepat pada tanggal 3 April 2023. Setidaknya, aku bisa membuat bangga kedua orang tua dengan menghadiahkan gelar ini kepada beliau. Ini fotonya..



Pengalaman Organisasi

Saya termasuk orang yang sangat senang berorganisasi karena dengan mengikuti berbagai organisasi dapat menambah pengetahuan, pengalaman, relasi, dan banyak hal yang menjadikan dari tidak tahu menjadi tahu.

Banyak sekali organisasi yang saya ikuti mulai dari bangku sekolah hingga kuliah, seperti; Pramuka, OSIS, IPNU, Organisasi Intra Kampus (HMJ, DEMA, UKM), Organisasi Ekstra Kampus (PMII) dan organisasi lainnya.


Ikatan Pelajar Nahdlatul Ulama (IPNU)

- Pimpinan Ranting IPNU desa Brakas (Ketua) 2018-2020

- Pimpinan Anak Cabang IPNU kecamatan Dempet (Ketua) 2020-2022

- Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak (Wakil Ketua) 2021-2023

- Pimpinan Cabang IPNU kabupaten Demak (Ketua) 2023-2025


Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII)

- Pengurus Rayon PMII Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam (Ketua) 2021-2022

- Pengurus Komisariat PMII UIN Walisongo (Ketua III) 2022-2023


Motto Hidup

"Sukses Karena Menikmati Proses."


Komentar

Postingan populer dari blog ini

Saduran Puisi Pak Sapardi "Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana"

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan cerita yang realistis tanpa dikte dari sinetron, buku, video-video, atau cerita di luar kita. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan cerita romantis ala kita tanpa perlu menunjukannya pada apa atau siapa, bahkan kepada dunia.

Mengawali Tahun 2025

Beberapa hari sudah berlalu di awal tahun 2025. Tak terasa bukan, begitu cepatnya waktu memakan ambisimu yang tak kunjung kamu mulai itu. Akan terus semakin cepat, waktu tidak peduli dengan rasa takut yang ada pada anganmu. Ketakutan-ketakutan, kebimbangan-kebimbangan, serta kebingungan-kebingungan yang kamu akumulasi pada tahun lalu hanya akan membuatmu berat untuk melangkah. Akankah ini yang akan terus kamu pertahankan? Berat memang; dan akan sungguh berat jalanmu di tahun ini. Tapi, kamu bukan lagi anak kecil yang menangis melihat ketakutan, kemudian berbalik lari ke pelukan ibumu. Tidak, itu sudah 20 tahun yang lalu. Kenyataannya; kamu sekarang adalah laki-laki tangguh yang ibumu hari ini pun minta perlindunganmu seperti dulu kau minta perlindungannya. Akankah kamu tega berpaling darinya?

Selagi Kita Masih Menjadi Manusia

Hidup adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan tantangan dan kesempatan. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detiknya kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang menentukan arah hidup.  Pertama, pada setiap tantangan kita diharuskan memiliki kemampuan untuk menghadapinya. Selagi kita masih menjadi manusia akan kita jumpai berbagai problema; entah itu kesulitan ekonomi, masalah kesehatan, hubungan interpersonal, atau hal-hal yang tak terduga lainnya. Mau tidak mau skenario semacam itu akan terjadi, oleh karenanya kita harus senantiasa bersiap. Kedua, menyambung dari yang pertama adalah pada setiap tantangan kita akan mendapatkan sebuah kesempatan; ya, kita akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Kesempatan dalam menentukan pilihan adalah situasi atau kondisi yang memungkinkan kita untuk mencapai tujuan, meningkatkan kualitas hidup, mengalami pertumbuhan pribadi, dan berhasil melewati ujian-ujian. Bisa juga sebaliknya, tergantung pada pilihan apa yang akan kita ambil...