Langsung ke konten utama

Postingan

Janji - Tere Liye

  Novel Janji karya Tere Liye menceritakan sosok tiga sekawan pembuat onar yang bernama Hasan, Baso dan Kahar di sebuah sekolah agama. Kenakalan mereka sudah tidak bisa terhitung lagi, hingga pada puncaknya saat calon Presiden dan staffnya datang menemui Buya (kiyai) selaku pemilik sekolah agama tersebut. Hasan, Baso dan Kahar secara sengaja memasukkan garam ke dalam teh calon Presiden, staff Presiden dan juga Buya. Buya (kiyai) tidak menghukum Hasan, Baso dan Kahar, melainkan meminta mereka untuk mencari sosok Bahar. Setelah adanya kejadian itu, Bahar dikeluarkan dari sekolah. Namun, setelahnya ayah Buya menjadi sering kali bermimpi buruk akan perasaan bersalahnya kepada Bahar. Saat seorang menunaikan janjinya dengan sungguh-sungguh. Apapun harganya, meski menyakitkan, meski penuh tantangan dan cobaan, dia tetap berusaha menunaikan janjinya. Meski merangkak. Meski terduduk, menangis tanpa air mata lagi. Kisah ini tentang JANJI. Saat seseorang akhirnya melewati semua definisi kehid...

Konspirasi Alam Semesta - Fiersa Besari

Novel Konspirasi Alam Semesta menceritakan tentang seorang pria bernama Juang Astrajingga, dan seorang wanita bernama Ana Tidae. Mereka berdua adalah dua orang yang berbeda, yang dipertemukan oleh alam semesta. Mereka berdua menjalin cinta yang dipenuhi berbagai rintangan. Fiersa Besari melalui novel Konspirasi Alam Semesta ini ingin menyampaikan pesan kemanusiaan dan sosial, bahwa cinta bukan hanya antara seorang lelaki dan seorang wanita, tetapi juga dengan Tuhan, sesama, dan lingkungan. Novel Konspirasi Alam Semesta menjadi sebuah bacaan yang sangat cocok untuk kalangan remaja yang sedang dalam proses pencarian jati diri. Juang Astrajingga harus selalu siap untuk menghadapi segala cemoohan dan celaan dari orang lain, termasuk tetangganya. Juang seorang pria yang memiliki penampilan fisik yang cukup menarik, uang sedang mencari sebuah buku yang langka. Saat itu, Juang tidak sengaja menabrak seorang wanita. Buku-buku yang ada di sekitar mereka pun terjatuh, dan secara tidak sengaja la...

Selagi Kita Masih Menjadi Manusia

Hidup adalah sebuah perjalanan yang penuh dengan tantangan dan kesempatan. Setiap hari, setiap jam, setiap menit, bahkan setiap detiknya kita dihadapkan pada pilihan-pilihan yang menentukan arah hidup.  Pertama, pada setiap tantangan kita diharuskan memiliki kemampuan untuk menghadapinya. Selagi kita masih menjadi manusia akan kita jumpai berbagai problema; entah itu kesulitan ekonomi, masalah kesehatan, hubungan interpersonal, atau hal-hal yang tak terduga lainnya. Mau tidak mau skenario semacam itu akan terjadi, oleh karenanya kita harus senantiasa bersiap. Kedua, menyambung dari yang pertama adalah pada setiap tantangan kita akan mendapatkan sebuah kesempatan; ya, kita akan dihadapkan dengan pilihan-pilihan. Kesempatan dalam menentukan pilihan adalah situasi atau kondisi yang memungkinkan kita untuk mencapai tujuan, meningkatkan kualitas hidup, mengalami pertumbuhan pribadi, dan berhasil melewati ujian-ujian. Bisa juga sebaliknya, tergantung pada pilihan apa yang akan kita ambil...

Saduran Puisi Pak Sapardi "Aku Ingin Mencintaimu Dengan Sederhana"

Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan cerita yang realistis tanpa dikte dari sinetron, buku, video-video, atau cerita di luar kita. Aku ingin mencintaimu dengan sederhana; dengan cerita romantis ala kita tanpa perlu menunjukannya pada apa atau siapa, bahkan kepada dunia.

Mengawali Tahun 2025

Beberapa hari sudah berlalu di awal tahun 2025. Tak terasa bukan, begitu cepatnya waktu memakan ambisimu yang tak kunjung kamu mulai itu. Akan terus semakin cepat, waktu tidak peduli dengan rasa takut yang ada pada anganmu. Ketakutan-ketakutan, kebimbangan-kebimbangan, serta kebingungan-kebingungan yang kamu akumulasi pada tahun lalu hanya akan membuatmu berat untuk melangkah. Akankah ini yang akan terus kamu pertahankan? Berat memang; dan akan sungguh berat jalanmu di tahun ini. Tapi, kamu bukan lagi anak kecil yang menangis melihat ketakutan, kemudian berbalik lari ke pelukan ibumu. Tidak, itu sudah 20 tahun yang lalu. Kenyataannya; kamu sekarang adalah laki-laki tangguh yang ibumu hari ini pun minta perlindunganmu seperti dulu kau minta perlindungannya. Akankah kamu tega berpaling darinya?

Peringatan Darurat #Agustus2024

  Bisa juga ternyata, para pejabat kita kerja secara cepat dan responsif. Tapi kenapa pilih-pilih? Atau mungkin ini awal yang bagus, tinggal dialihkan saja dari pekerjaan yang kurang baik menjadi pekerjaan-pekerjaan yang baik? Tapi, rasanya kok.. Ah, padahal 21 tahun lagi Indonesia Emas. Jangan-jangan yang dimaksud bukan Indonesia Emas, tapi emasnya Indonesia yang ingin dimiliki oleh para elit itu. Yang saat ini mati-matian mempertahankan kekuasaan?

Teruntukmu Dihari Kelahiranmu

Malam ini begitu sesak bertumpuk sajak Kata berserak seperti daun kering yang terbawa angin Kepalaku penuh tentangmu Rembulan sedang terang meski belum purnama Angin berhembus menjadi begitu dingin Bayangmu hadir memberi kehangatan Semoga akan lama Yang lalu Setiap detik bersamamu Selalu begitu Dalam setiap penantian matahari pagi Kesunyian yang benar-benar sunyi Selalu kerinduan akan hadirmu bersamaku *Ruang sunyi; dini hari.